PAUH, SUMATERA BARAT PELINDUNG NEGERI.COM— Kebutuhan listrik bagi warga yang menempati hunian sementara (huntara) di Kecamatan Pauh, Sumatera Barat, akhirnya terpenuhi. Sebanyak 65 rumah huntara telah selesai dipasangi kWh meter pada Senin, 12 Oktober 2026, setelah melalui proses pendataan dan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait.
Penyelesaian pemasangan tersebut disambut positif oleh masyarakat. Ketersediaan sambungan listrik diharapkan dapat membantu warga menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman, sekaligus mendukung kebutuhan keluarga selama menempati hunian sementara.
Proses pemasangan diawali dengan pendataan oleh tim PLN bersama ketua dan wakil ketua huntara. Dari hasil pendataan awal, terdapat 64 rumah yang masuk dalam daftar penerima pemasangan kWh meter.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam proses selanjutnya, diketahui bahwa rumah nomor 2 belum tercantum dalam daftar awal. Kondisi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN terkait agar rumah tersebut juga memperoleh sambungan listrik.
Setelah dilakukan komunikasi dan tindak lanjut, rumah nomor 2 akhirnya turut dipasangi kWh meter. Dengan demikian, total rumah huntara yang telah mendapatkan pemasangan listrik mencapai 65 unit sesuai kebutuhan warga yang telah didata.
Atas terealisasinya pemasangan tersebut, warga huntara menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy. Warga menilai perhatian dan respons terhadap kebutuhan masyarakat menjadi hal penting dalam mempercepat penyelesaian persoalan yang dihadapi penghuni huntara.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Lembaga Elang Mas beserta perwakilannya, Gusnidawati dan Ami, serta Doni dari Liputan 6 yang turut membantu menjembatani komunikasi dan mediasi dengan pihak terkait. Dalam proses koordinasi tersebut, Yessy selaku Humas PLN Provinsi Sumatera Barat juga turut terlibat.
Masyarakat berharap kerja sama antara pemerintah daerah, PLN, lembaga sosial, dan insan pers dapat terus terjaga. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan berbagai kebutuhan warga, terutama masyarakat yang masih tinggal di hunian sementara, dapat ditindaklanjuti secara tepat dan efektif.
Rampungnya pemasangan kWh meter di 65 rumah huntara Kecamatan Pauh menjadi langkah positif dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Warga berharap fasilitas listrik yang tersedia dapat dimanfaatkan dengan baik serta memberikan kenyamanan bagi seluruh keluarga, sembari menantikan peningkatan fasilitas hunian yang lebih memadai.
Penulis : NurD
Editor : Nur Diani











