Garut, Jabar | pelindungnegeri.com
Kamis, 9 Oktober 2026
CIMANGANTEN, Tarogong Kaler – SDN 1 Cimanganten menggelar acara Paturay Tineung atau perpisahan bersama mahasiswa Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut yang telah melaksanakan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) selama kurang lebih tiga bulan di sekolah tersebut.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 9 Oktober 2026, digelar di halaman SDN 1 Cimanganten. Suasana penuh keakraban dan haru terlihat ketika para mahasiswa berpamitan kepada para guru dan siswa setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan PLP.
Selama berada di SDN 1 Cimanganten, sebanyak 12 mahasiswa IPI Garut turut membantu kegiatan pembelajaran dan memberikan pengalaman baru dalam proses belajar mengajar. Kehadiran mereka juga menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di lingkungan sekolah.
Salah seorang mahasiswa IPI Garut, Zika Tiara, yang kini duduk di semester 7, mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga selama mengikuti PLP, khususnya dalam mempersiapkan diri menjadi seorang pendidik yang profesional.
“Selama PLP di sekolah ini sangat banyak pengalaman yang didapat untuk menjadi seorang pendidik yang profesional. Dan kami selaku mahasiswa sebanyak 12 orang mengucapkan terima kasih khusus kepada kepala sekolah juga para staf pengajar yang selama tiga bulan kami bisa bersama dan menambah ilmu bagi kami,” ujar Zika.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Cimanganten, Engkom Komariah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada IPI Garut yang telah memberikan kepercayaan kepada pihak sekolah untuk menjadi tempat mahasiswa melaksanakan praktik lapangan.
“Alhamdulillah ada kepercayaan IPI ke pihak sekolah kita untuk menitipkan anak-anaknya yang sekarang mau memasuki semester akhir untuk dapat menambah pengalaman secara langsung di sekolah, bagaimana di sekolah itu tata cara belajar mengajar kepada siswa-siswi,” ujar Engkom.
Menurut Engkom, selama kurang lebih tiga bulan mahasiswa IPI Garut mengikuti kegiatan PLP dengan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan proses pembelajaran maupun pengelolaan kelas.
Ia menilai kehadiran para mahasiswa memberikan warna tersendiri bagi kegiatan belajar mengajar di sekolah. Selain membantu guru, mahasiswa juga membawa sejumlah inovasi yang dapat menjadi bahan pembelajaran dan pertukaran pengalaman bagi para pendidik.
“Kemarin sudah tuntas ujian, tapi guru pembimbing juga untuk penilaian itu. Alhamdulillah kita bisa berbagi, berkolaborasi dari anak-anak IPI yang masih muda-muda dan berkarya, mereka bisa menerapkan inovasi-inovasi lain setelah pembelajaran,” tambahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Engkom mengatakan, kegiatan PLP juga menjadi momentum bagi guru dan mahasiswa untuk saling berbagi pengetahuan, khususnya mengenai strategi pembelajaran serta pengelolaan kelas yang efektif.
Menurutnya, pengalaman praktik secara langsung di sekolah sangat penting bagi mahasiswa calon guru agar mereka tidak hanya memahami teori pendidikan di bangku kuliah, tetapi juga mampu menghadapi berbagai kondisi nyata dalam proses pembelajaran.
Pihak sekolah pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa IPI Garut yang telah mengikuti kegiatan PLP dengan baik dan turut berkontribusi selama berada di SDN 1 Cimanganten.
“Tak lupa juga kepada para mahasiswa kami mengucapkan banyak terima kasih, semoga kalian ke depannya terus berinovasi menuju kesuksesan,” tutup Engkom.
Kegiatan Paturay Tineung tersebut menjadi penanda berakhirnya masa PLP mahasiswa IPI Garut di SDN 1 Cimanganten sekaligus meninggalkan kesan dan pengalaman berharga bagi mahasiswa, guru, maupun para siswa.
(D.R.G)











