Kabut Asap Pekat Selimuti Kalimantan, LEKEM Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Status Bencana Nasional

- Penulis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalimantan,pelindungnegeri.com – Kabut asap pekat akibat Kebakaran Hutan dan Lahan kembali menyelimuti Pulau Kalimantan. Kondisi udara memburuk hingga kategori berbahaya.[Karhutla]

Salah satu wilayah terdampak terparah adalah Provinsi Kalimantan Selatan. Jarak pandang terbatas, aktivitas masyarakat terganggu, dan ancaman penyakit ISPA meningkat tajam.

Memburuknya kualitas udara ini memicu respons keras dari berbagai lembaga, organisasi masyarakat sipil, serta komunitas kemanusiaan. Mereka mendesak pemerintah melakukan langkah konkret, bukan sekadar imbauan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Eksekutif Lembaga Kerukunan Masyarakat [LEKEM] Kalimantan, *Aspihani Assegaf*, mendesak pemerintah pusat agar segera menetapkan status Karhutla Kalimantan sebagai *Bencana Nasional*.

Menurut Aspihani, langkah ini bersifat mendesak dan tidak bisa ditunda lagi, mengingat dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat dan perekonomian yang sudah meluas lintas provinsi.

Panglima Doni Apresiasi Bergabungnya Ketua DPW Sumatera Barat ke LSM Elang Mas, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas

> “Pemerintah harus memberikan pengawasan ketat dan sanksi tegas, termasuk pencabutan izin konsesi terhadap perusahaan-perusahaan yang lahannya terbukti berulang kali terbakar dengan sengaja,” ujar Aspihani, Jumat [9/10/2026].

*Tiga Tuntutan Tegas LEKEM Kalimantan*

Baca Juga:  Runda Permana Tegaskan Domisili Sesuai KTP, Minta Dukungan Masyarakat dalam Pencalonan BPD Desa Rengasdengklok Selatan

LEKEM Kalimantan menilai penetapan status bencana nasional akan membuka akses bantuan nasional, pengerahan sumber daya maksimal, dan penanganan terpadu TNI-Polri, BNPB, dan KLHK.

Aspihani menegaskan tiga poin tuntutan:

*1. Tetapkan Bencana Nasional Sekarang.*

Kualitas udara sudah berbahaya. Ini bukan bencana lokal lagi. Pemerintah pusat harus turun tangan langsung dan menetapkan status Bencana Nasional Karhutla Kalimantan.

*2. Cabut Izin Perusahaan Pembakar Lahan.*

Jangan hanya hukum pekerja lapangan. Sikat aktor intelektualnya. Perusahaan yang lahannya berulang kali terbakar dengan sengaja harus dicabut izin konsesinya tanpa kompromi.

*3. Pengawasan Ketat dan Sanksi Tegas.*

LEKEM meminta pemerintah menghentikan praktik tebang pilih dalam penegakan hukum Karhutla. Pengawasan harus ketat dari hulu ke hilir.

> “Rakyat Kalimantan sudah sesak napas. Anak-anak sakit ISPA, sekolah diliburkan, ekonomi lumpuh. Jangan tunggu korban jiwa bertambah baru ditetapkan bencana nasional. Negara harus hadir,” tegas Aspihani.

Hingga berita ini diturunkan, kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan dan sekitarnya. Masyarakat diminta menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Direktur Eksekutif LEKEM Kalimantan, Aspihani Assegaf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Kekompakan dan Kepedulian Sosial, LSM Elang Mas Pesisir Selatan Pererat Hubungan Antaranggota
Reri Elvadinata Raih Kepercayaan Warga, Siap Bawa Nagari Kapujan Koto Berapak Menuju Kemajuan
Sosialisasi Bangga Kencana di Karyamulya, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga
Kepala Pangkalan KPLP Bitung Jangan Tutup Mata. Kasus YST Tembus Jakarta.! Dirjen Hubla & Saber Pungli Pusat Diminta Turun Tangan.
SERAGAM PENEGAK HUKUM LAUT DIPERTARUHKAN! OKNUM NAKHODA KAPAL PATROLI KPLP BERINISIAL YST DIDUGA MINTA SETORAN JUTAAN RUPIAH PER BULAN DARI PENGUSAHA BITUNG
Pilkades Telukbango Jadi Harapan Baru, Warga Inginkan Pemimpin yang Dekat dan Peduli Masyarakat
Hidayat Kantongi Nomor Urut 1, Siap Meramaikan Kontestasi Pilkades Telukbango 2026
Pei Yulyawadi Raih Nomor Urut 3 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Telukbango
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Reri Elvadinata Raih Kepercayaan Warga, Siap Bawa Nagari Kapujan Koto Berapak Menuju Kemajuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Sosialisasi Bangga Kencana di Karyamulya, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:21 WIB

Kepala Pangkalan KPLP Bitung Jangan Tutup Mata. Kasus YST Tembus Jakarta.! Dirjen Hubla & Saber Pungli Pusat Diminta Turun Tangan.

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:08 WIB

SERAGAM PENEGAK HUKUM LAUT DIPERTARUHKAN! OKNUM NAKHODA KAPAL PATROLI KPLP BERINISIAL YST DIDUGA MINTA SETORAN JUTAAN RUPIAH PER BULAN DARI PENGUSAHA BITUNG

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Pilkades Telukbango Jadi Harapan Baru, Warga Inginkan Pemimpin yang Dekat dan Peduli Masyarakat

Berita Terbaru