Bupati Garut Siapkan Sistem Notifikasi untuk Pantau Kehadiran Siswa

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, jabar,pelindungnegeri.com-Tarogong Kidul* – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyiapkan sistem pemantauan kehadiran siswa secara digital untuk memperkuat pengawasan dan mencegah anak putus sekolah. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Absensi Siswa dan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kantor Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut, Jalan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (12/8/2026).

Bupati menegaskan, tingginya jumlah Anak Tidak Sekolah menjadi persoalan yang harus ditangani secara serius. Kondisi tersebut dipengaruhi berbagai faktor, antara lain keterbatasan ekonomi keluarga, anak memilih bekerja sejak dini, serta kurangnya dorongan orang tua untuk melanjutkan pendidikan.

“Kita sangat prihatin dengan anak yang tidak sekolah yang tinggi. Mungkin disebabkan karena orang tuanya tidak memiliki ekonomi untuk membekali dan anaknya mau bekerja,” ujar Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan mendeteksi siswa yang mulai tidak aktif mengikuti pembelajaran. Pengawasan tidak cukup hanya dilakukan oleh sekolah, tetapi perlu melibatkan pemerintah hingga tingkat desa.

“Paling tidak saya akan memfilter anak-anak yang sekolah namun tidak melanjutkan. Caranya dengan mendeteksi sesegera mungkin ketika ada anak yang bilangnya sekolah namun tidak hadir sekolah,” tegasnya.

Untuk itu, Pemkab Garut akan mendorong pengembangan sistem digital yang memungkinkan orang tua menerima notifikasi mengenai kehadiran anak di sekolah. Dengan sistem tersebut, ketidakhadiran siswa dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

“Dengan begitu maka ada suatu monitoring yang komprehensif,” pungkasnya.

Bupati berharap sistem tersebut dapat memperkuat pengawasan antara sekolah, orang tua, dan pemerintah. Deteksi lebih cepat terhadap siswa yang tidak hadir diharapkan dapat mencegah pembolosan sekaligus mengantisipasi anak berhenti sekolah.

*Deden Rudi Gunawan*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pelindungnegeri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah
Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu
Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital
Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif
Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Optimalisasi Lahan di Tanjung Pakis Diapresiasi Warga, Diharapkan Perkuat Dan Mencegah Terjadinya Longsor
Jaga Kekompakan dan Kepedulian Sosial, LSM Elang Mas Pesisir Selatan Pererat Hubungan Antaranggota
Sinergi Lintas Sektoral Sukseskan Pelacakan (Tracing) TB Paru di Sejumlah Lokus Wilayah Mandailing Natal
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Taman, S.E. Dorong Pemuda Karawang Tampil Kreatif, Peduli, dan Berkontribusi bagi Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Pemkab Garut dan Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan Perluasan RS Rotinsulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Ketua STAINUS Garut: Teguhkan Karakter, Kuasai IPTEK, dan Rawat Persatuan di Era Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Camat Beserta Jajaran dan Kapolsek Batujaya Sambangi Calon Kades Batu Raden,Tekankan Pilkades Aman dan Kondusif

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Bupati Garut Lepas 783 Kontingen Porprov Jabar XV 2026, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru