CIPATAT, PELINDUNG NEGERI.com-Keresahan mendalam tengah melanda warga Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Aktivitas penjualan obat-obatan terlarang yang diduga kuat dapat merusak masa depan generasi muda kian marak terjadi secara terang-terangan di wilayah hukum setempat.
Berdasarkan laporan dan keluhan warga, salah satu titik transaksi yang paling mencolok berada di Jalan Raya Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, tepat di seberang penjual Tahu Sumedang. Lokasi yang berada di area terbuka dan pinggir jalan raya utama ini dinilai membuat praktik haram tersebut sangat mudah diakses, bahkan oleh anak-anak di bawah umur, Minggu/2/7/2026.
Kondisi ini memicu tanda tanya besar dari masyarakat terkait komitmen Aparat Penegak Hukum (APH) setempat dalam memberantas peredaran obat ilegal. Warga merasa janggal mengapa aktivitas yang dilakukan di tempat terbuka dan ramai tersebut bisa luput dari pengawasan.
”Kami sangat khawatir dengan masa depan anak-anak kami. Mengapa praktik seperti ini bisa dibiarkan begitu saja di tempat terbuka? Apakah aparat memang tidak tahu, atau sengaja menutup mata?” ujar salah seorang perwakilan warga yang enggan disebutkan namanya demi keamanan.
Masyarakat Cipatat mendesak keras agar Aparat Penegak Hukum segera turun tangan, memperketat pengawasan, dan melakukan tindakan tegas (penggerebekan) di wilayah tersebut. Warga berharap adanya respons cepat sebelum dampak buruk obat-obatan ini merusak lebih banyak moral dan masa depan anak-anak di lingkungan mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Reporter: FL













