Lingga Bayu, Pantai Barat, Mandailing Natal I Pelindungnegeri.com-
11 Mei 2026 — Atmosfer panas dan penuh semangat mewarnai laga Turnamen Sepak Bola Mahasiswa Cup I Se-Pantai Barat Lokal Kecamatan Open 5 Tahun 2026 yang mempertemukan Putra Bintuas FC kontra RBS Simarrobu, Senin (11/5/2026).
Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut berakhir imbang dengan skor 2-2 setelah kedua tim saling jual beli serangan sejak menit awal pertandingan.
Putra Bintuas FC berhasil unggul melalui gol yang dicetak oleh Radu pada menit ke-10 dan Naldi pada menit ke-21.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, RBS Simarrobu mampu memberikan perlawanan sengit lewat gol cepat Anugrah pada menit pertama dan Potan pada menit ke-47 yang memastikan laga berakhir sama kuat.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif dan menunjukkan permainan terbuka yang menghibur para penonton. Sorak dukungan dari masyarakat dan para suporter semakin menambah semarak jalannya pertandingan.
Dalam pertandingan tersebut, keamanan dan ketertiban jalannya laga turut mendapat pengamanan dari personel TNI Koramil setempat, yakni Babinsa Serka Kholis Lubis bersama Serda Adi Sucipto yang tampak aktif memantau situasi di lapangan demi menjaga kondusivitas kegiatan olahraga masyarakat tersebut.
Selain itu, sejumlah tokoh dan unsur pemerintahan desa juga terlihat hadir menyaksikan pertandingan. Di antaranya Ketua Panitia turnamen, Kepala Desa Ampung Siala Pardi, Kepala Desa Rantobi Pajaruddin, serta Kepala Desa Dalan Lidang Hendra Kusuma Wijaya yang memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya turnamen mahasiswa tersebut sebagai wadah pembinaan generasi muda melalui olahraga.
Dukungan moral juga tampak diberikan oleh Muklis Simarrobu yang hadir langsung memberikan semangat kepada para pemain RBS Simarrobu. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari para pemain maupun pendukung tim.
Turnamen Mahasiswa Cup I Se-Pantai Barat 2026 sendiri dinilai menjadi ajang positif dalam mempererat silaturahmi antar pemuda dan masyarakat di wilayah Pantai Barat sekaligus menjadi sarana pencarian bibit-bibit atlet sepak bola berbakat dari tingkat lokal.
Panitia berharap kompetisi tersebut dapat terus berlangsung secara rutin dan semakin berkembang menjadi agenda olahraga tahunan yang mampu melahirkan pemain-pemain potensial dari daerah Pantai Barat.
(Jasuti)



















